Lapas Kelas llB Probolinggo Gandeng Puskesmas Jati Gelar Pemeriksaan Kesehatan Massal 181 Warga Binaan - RADAR-NASIONAL.COM

Jumat, 26 Juni 2026

Lapas Kelas llB Probolinggo Gandeng Puskesmas Jati Gelar Pemeriksaan Kesehatan Massal 181 Warga Binaan

PROBOLINGGO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Probolinggo terus berkomitmen memberikan pelayanan prima, khususnya dalam pemenuhan hak kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Berkolaborasi dengan Puskesmas Jati Kota Probolinggo, Lapas Probolinggo menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan massal secara berkala.

Kegiatan intensif ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa (23/6/2026) hingga Kamis (25/6/2026). Pemeriksaan kesehatan ini diikuti oleh 181 warga binaan dan dipusatkan di Aula Lapas Probolinggo.

Sasar Pegawai Lapas Lewat Aksi Jemput Bola

Aksi jemput bola yang diinisiasi oleh Lapas Probolinggo ini tidak hanya menyasar warga binaan. Sebanyak 32 pegawai Lapas juga turut memanfaatkan momentum ini untuk melakukan cek kesehatan berkala.
Puskesmas Jati menerjunkan tim medis lengkap yang terdiri dari dokter, perawat, hingga petugas laboratorium untuk memastikan kualitas pelayanan.

Adapun skrinning kesehatan menyeluruh yang dilakukan meliputi:
Pemeriksaan fisik dasar: Pengukuran tekanan darah (tensi), berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut.
Pemeriksaan laboratorium: Pengecekan kadar gula darah, kolesterol, trigliserida, serta skrining penyakit menular seperti hepatitis, sifilis, dan HIV.
Bagi warga binaan maupun pegawai yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan ringan, tim medis langsung memberikan intervensi berupa obat-obatan dan vitamin pendukung.

Deteksi Dini di Lingkungan Padat
Kepala Lapas Probolinggo, Bayu Muhammad, menyampaikan bahwa sinergi dengan Puskesmas Jati ini merupakan langkah preventif yang sangat krusial.

"Kesehatan warga binaan dan pegawai adalah salah satu prioritas utama kami. Di dalam lingkungan yang padat, deteksi dini terhadap potensi penyakit sangat penting agar tidak terjadi penularan atau perburukan kondisi. Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari tim medis Puskesmas Jati," ujar Bayu Muhammad.

Sejak hari pertama, kegiatan ini mendapat respons positif dan antusiasme tinggi. Para peserta tampak tertib mengantre dengan tetap menerapkan protokol kesehatan serta mengikuti setiap tahapan pemeriksaan sesuai arahan petugas.

Melalui agenda berkala ini, Lapas Probolinggo berharap seluruh warga binaan dapat memperoleh hak kesehatan mereka secara merata. Langkah ini sekaligus menjadi komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan Lapas yang bersih, sehat, dan kondusif. (mis)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda