SMAN Gending Probolinggo Terima 360 Siswa Baru, Tegaskan MPLS Ramah Bebas Perploncoan - RADAR-NASIONAL.COM

Senin, 13 Juli 2026

SMAN Gending Probolinggo Terima 360 Siswa Baru, Tegaskan MPLS Ramah Bebas Perploncoan

PROBOLINGGO, (13/7/2026) – rada-nasional.com  Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Gending, Kabupaten Probolinggo, secara resmi menerima sebanyak 360 siswa baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Jumlah tersebut dipastikan telah memenuhi 100 persen target kuota atau daya tampung peserta didik baru yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah.

Mengawali hari pertama masuk sekolah, ratusan siswa baru tersebut langsung mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Kegiatan orientasi ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, terhitung mulai Senin (13/7/2026) hingga Jumat (17/7/2026).

Kepala SMAN Gending, Supriyadi, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa agenda tahunan ini bertujuan utama untuk membantu peserta didik baru dalam beradaptasi dengan ekosistem sekolah. Selain itu, MPLS diarahkan untuk mengenalkan budaya belajar yang efektif serta menguji sekaligus membangun karakter positif siswa sejak hari pertama.
Kepercayaan Masyarakat Probolinggo Meningkat

Berdasarkan data kependudukan sekolah, mayoritas siswa baru yang diterima didominasi oleh pendaftar yang berasal dari wilayah Kecamatan Gending. Kendati demikian, sebagian lainnya tercatat berasal dari sejumlah kecamatan di sekitar Kabupaten Probolinggo.

Menurut Supriyadi, tingginya animo dan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di SMAN Gending menjadi indikator nyata meningkatnya kepercayaan publik terhadap mutu dan kualitas pendidikan yang diselenggarakan institusi tersebut.

Komitmen Tegas: Konsep Ramah Anak dan Tanpa Perundungan

Pihak manajemen SMAN Gending secara tegas menyatakan bahwa konsep pelaksanaan MPLS tahun ini mengacu penuh pada kebijakan regulasi pemerintah yang mengedepankan prinsip ramah anak. Seluruh rangkaian aktivitas dirancang secara edukatif, interaktif, menyenangkan, serta wajib menghormati hak-hak peserta didik.
Sekolah memberlakukan aturan ketat yang melarang keras adanya praktik perploncoan, kekerasan fisik, maupun tindakan destruktif yang mengarah pada perundungan (bullying) selama masa pengenalan berlangsung.

"Sebanyak 360 siswa baru yang kami terima telah sesuai dengan target sekolah. Seluruh peserta mengikuti MPLS Ramah yang mengedepankan pembinaan karakter, pengenalan lingkungan sekolah, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman tanpa adanya perploncoan," tegas Supriyadi dalam keterangan resminya.

Melalui penerapan MPLS Ramah ini, SMAN Gending berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, inklusif, dan aman sejak awal tahun ajaran baru demi mendukung tumbuh kembang potensi akademis maupun non-akademis para siswa. (mis)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda