PROBOLINGGO – Radar-nasional.com - Bentuk empati dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar, dengan melayat (takziah) ke rumah duka almarhum Sefriel Ardiansyah pada Sabtu (17/10/2026). Almarhum merupakan salah satu korban dalam musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Dengan didampingi para Pejabat Utama (PJU) serta anggota Polres Probolinggo, Kapolres tiba di kediaman duka yang berlokasi di Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, sekitar pukul 08.30 WIB. Kedatangan rombongan kepolisian tersebut disambut hangat oleh Lurah Jrebeng Kulon beserta keluarga almarhum.
Dalam suasana yang penuh rasa duka, AKBP Asmida Rizki Siregar menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa almarhum Sefriel Ardiansyah. Ia juga memberikan penguatan serta dukungan moril agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya almarhum Sefriel Ardiansyah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Kami berharap keluarga senantiasa mendapatkan ketegaran serta dukungan dari lingkungan sekitar," ujar Kapolres Probolinggo.
Sebagai wujud perhatian nyata, Kapolres Probolinggo bersama jajaran turut menyerahkan bantuan tali asih kepada keluarga almarhum. Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga, sekaligus menjadi simbol solidaritas jajaran kepolisian terhadap warga yang sedang menghadapi cobaan.
AKBP Asmida menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mencakup aksi sosial serta kepedulian kemanusiaan.
"Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, melainkan juga untuk memberikan perhatian, empati, dan dukungan kemanusiaan. Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini. Semoga kehadiran kami dapat memberikan sedikit penguatan bagi keluarga yang sedang berduka," tambahnya.
Melalui pendekatan humanis ini, Polres Probolinggo terus berupaya membangun hubungan kemitraan dan rasa kebersamaan yang erat dengan seluruh lapisan masyarakat, khususnya saat terjadi musibah maupun situasi darurat bencana di wilayah Probolinggo. (mis)