Progres Perbaikan Jembatan Pajarakan Probolinggo Capai 50 Persen, Pengecoran Ditargetkan 5 November 2026 - RADAR-NASIONAL.COM

Minggu, 18 Oktober 2026

Progres Perbaikan Jembatan Pajarakan Probolinggo Capai 50 Persen, Pengecoran Ditargetkan 5 November 2026

Probolinggo — Radar-nasional.com -Progres pekerjaan perbaikan Jembatan Pajarakan di Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah berlangsung selama lebih dari dua pekan, pengerjaan fisik struktur jembatan kini telah mencapai kisaran 50 persen dan memasuki tahap pemasangan kerangka besi.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana tanpa kendala cuaca maupun teknis di lapangan, proses pengecoran jembatan ditargetkan dapat dimulai pada 5 November 2026.

Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Wibowo, menjelaskan bahwa fokus pekerjaan saat ini tertuju pada pemasangan pelat bondek (bondex) serta perakitan tulangan besi sebagai persiapan utama sebelum pengecoran.

"Pemasangan pelat bondek diestimasi selesai dalam waktu tujuh hingga delapan hari. Setelah tahap tersebut rampung, pengerjaan dilanjutkan dengan pemasangan tulangan yang memakan waktu sekitar 10 hari. Insyaallah pengecoran dapat dilaksanakan pada 5 November. Kami berharap seluruh proses diberi kelancaran agar pengerjaan selesai lebih cepat," ujar Wibowo saat dikonfirmasi, Minggu (18/10/2026).

Lonjakan Volume Kendaraan dan Efektivitas Jembatan Darurat

Di tengah pengerjaan konstruksi, arus lalu lintas di kawasan Jembatan Pajarakan terpantau ramai namun tetap mengalir lancar. Peningkatan volume kendaraan di jalur pantura non-tol ini terjadi seiring dengan diberlakukannya tarif resmi pada ruas Jalan Tol Gending–Kraksaan sejak 14 Oktober 2026, yang membuat sebagian pengguna jalan memilih jalur arteri nasional.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga konektivitas antarwilayah di Kabupaten Probolinggo, pihak pengelola menyiagakan jembatan darurat di sisi selatan jembatan utama. Hingga saat ini, lalu lintas di jalur penyeberangan sementara tersebut dilaporkan aman dan belum mengalami hambatan berarti.

Para pengguna jalan diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu petunjuk arah yang terpasang, serta mengikuti arahan petugas penataan arus lalu lintas di sekitar lokasi proyek.

Adapun kepastian mengenai jadwal pengoperasian kembali Jembatan Pajarakan secara penuh masih menunggu penyelesaian tahap pengecoran serta evaluasi kelayakan struktur dari pihak pelaksana BBPJN. (mis)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda