PROBOLINGGO, – radar-nasional.com Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait infrastruktur jalan yang rusak. Melalui integrasi layanan pengaduan "Halo Sae", tim teknis langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat pada akses jalan utama di Desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton, Kamis (21/05/2026).
Langkah taktis ini diambil setelah adanya laporan dari seorang warga berinisial SI. Laporan tersebut menyoroti kondisi jalan kabupaten yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang berupa jalan berlubang (potholes), yang dinilai mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Merespons laporan tersebut, Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Sumber Daya Air DPUPR Kabupaten Probolinggo, Moch. Yahya, menginstruksikan Tim Alpomain (Alat Potong dan Maintenans) Wilayah Timur berkolaborasi dengan Tim Halo Sae untuk melakukan peninjauan sekaligus penanganan awal di lokasi.
Akses Vital Masyarakat dan Potensi Kerawanan Lalu Lintas
Berdasarkan keterangan pelapor, kerusakan jalan di kawasan Desa Jabung Sisir ini mulai muncul pasca-bencana banjir yang melanda wilayah tersebut sekitar tiga hingga empat bulan lalu. Struktur aspal yang tergerus air memicu munculnya lubang-lubang baru di sepanjang jalur utama.
Padahal, ruas jalan ini merupakan jalur logistik dan akses mobilitas yang sangat vital bagi masyarakat Kecamatan Paiton. Setiap harinya, jalan tersebut dilewati oleh ratusan pekerja pabrik, pelajar, hingga masyarakat umum yang beraktivitas.
"Meskipun belum ada korban jiwa, namun insiden hampir celaka (near-miss) sangat sering terjadi di titik ini. Pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi kerap terkejut dan menghindar secara mendadak, bahkan sempat ada yang hampir menabrak pagar rumah warga," ujar SI saat memberikan keterangan di lokasi.
DPUPR Terapkan Sistem Penanganan Cepat (Fast Response)
Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui DPUPR memastikan bahwa setiap keluhan yang masuk melalui kanal digital akan ditangani secara terukur dan presisi. Proses administrasi dipangkas demi mengutamakan keselamatan publik di jalan raya.
Moch. Yahya menegaskan bahwa kecepatan penanganan menjadi indikator utama dalam pelayanan publik di instansinya. Komitmen ini diwujudkan melalui skema survei langsung di hari yang sama saat laporan diterima.
"Kami memaksimalkan fungsi layanan Halo SAE agar menjadi wadah komunikasi yang responsif. Skema kerja kami jelas: jika laporan masyarakat masuk di pagi hari, maka tim teknis akan langsung melakukan survei lokasi pada hari yang sama. Kami menghitung kebutuhan material secara presisi, lalu segera melakukan eksekusi penambalan sesuai kondisi kerusakan di lapangan," tegas Moch. Yahya.
Melalui program pemeliharaan rutin ini, DPUPR Kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk terus menjaga kemantapan jalan kabupaten guna mendukung konektivitas ekonomi antarkecamatan serta memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan." pungkasnya. (mis)