Targetkan Opini WTP, Baznas Kabupaten Probolinggo Jalani Audit Laporan Keuangan 2025 - RADAR-NASIONAL.COM

Rabu, 15 Juli 2026

Targetkan Opini WTP, Baznas Kabupaten Probolinggo Jalani Audit Laporan Keuangan 2025

KRAKSAAN – radar-nasional.com Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo resmi menjalani audit laporan keuangan tahun buku 2025. Audit independen ini dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Suprihadi & Rekan Malang selama dua hari, yakni Selasa dan Rabu (14–15 Juli 2026).

Langkah ini merupakan agenda rutin wajib sebagai bentuk pertanggungjawaban publik sekaligus komitmen Baznas dalam menjaga transparansi pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, H. Ahmad Muzammil, menegaskan bahwa audit keuangan oleh lembaga eksternal merupakan kepatuhan mutlak terhadap regulasi yang berlaku.

"Audit ini adalah instrumen penting untuk memastikan seluruh tata kelola keuangan kami berjalan sesuai standar akuntansi yang berlaku di Indonesia. Ini adalah wujud komitmen kami dalam menjaga transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas pengelolaan dana umat," ujar Muzammil saat memberikan keterangan di Kraksaan.

Penyesuaian Jadwal dan Ruang Lingkup Audit

Muzammil menjelaskan bahwa pelaksanaan audit tahun ini sempat mengalami penyesuaian dari rencana awal.
"Semula kami jadwalkan pada Februari atau Maret 2026. Namun, karena padatnya program kerja Baznas serta tingginya antrean jadwal KAP yang juga mengaudit berbagai instansi dan perusahaan, prosesnya baru bisa terealisasi bulan ini," tambahnya.

Proses audit yang berlangsung intensif ini mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh komponen laporan keuangan, meliputi:
• Neraca Keuangan
• Laporan Arus Kas
• Rekonsiliasi Saldo Akhir
• Kesesuaian Transaksi Penerimaan dan Pengeluaran
Tindak Lanjut Rekomendasi Aset dan Uji Petik Lapangan
Selain memeriksa dokumen administratif, tim auditor juga berfokus pada tindak lanjut rekomendasi audit tahun sebelumnya. Salah satu poin yang disoroti sebelumnya adalah penyusutan nilai aset operasional seperti kendaraan, laptop, dan inventaris kantor lainnya.

"Rekomendasi mengenai penyusutan aset tersebut kini telah kami tindak lanjuti sepenuhnya dan disesuaikan dengan standar akuntansi keuangan terbaru," jelas Muzammil.

Tidak hanya di meja kerja, auditor juga melakukan uji petik lapangan (sampling). Tim auditor melakukan verifikasi faktual dengan mengonfirmasi langsung sejumlah penerima manfaat (mustahik) serta instansi atau muzakki yang menyetor zakat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara aliran dana di lapangan dengan catatan administrasi keuangan Baznas.

Optimisme Meraih Opini WTP

Hasil akhir dari proses audit ini diperkirakan akan terbit sekitar satu bulan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan fisik dan verifikasi lapangan selesai dilakukan. Dokumen laporan audit independen tersebut nantinya akan diserahkan secara resmi kepada Baznas Provinsi Jawa Timur dan Bupati Probolinggo.
Melalui audit ketat ini, Baznas Kabupaten Probolinggo optimis dapat mempertahankan pencapaian terbaiknya.

"Harapan besar kami adalah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) seperti tahun-tahun sebelumnya. Opini WTP menjadi bukti konkret bahwa masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas Kabupaten Probolinggo dengan rasa aman dan percaya," pungkas Muzammil. (mis)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda