Kraksaan — radar-nasional.com Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan surat keputusan untuk penghentian sementara operasional satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Jatim. Total ada 372 dapur makan bergizi gratis (MBG) yang disuspen.
Dari jumlah itu, 35 diantaranya berasal dari Kota-Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan. Kabupaten Probolinggo tercatat paling banyak. (lihat grafis)
Dari informasi yang didapat, sebanyak 22 SPPG di Kabupaten Probolinggo dihentikan operasionalnya sejak 25 Mei 2026. Penghentian sementara itu dilakukan menyusul temuan sejumlah fasilitas yang belum memenuhi standar, terutama terkait instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Probolinggo, Pujo Wisnu Mahandoko, mengatakan, keputusan suspen dilakukan setelah BGN mengeluarkan surat Nomor :2741/D.TWS/05/2026. Tentang adanya temuan IPAL di SPPG di wilayah Jawa timur belum tersedia dan/atau belum memenuhi standar yang ditetapkan.
Menurut Pujo, pihaknya tidak dapat memastikan kapan seluruh SPPG tersebut kembali beroperasi. Saat ini, proses perbaikan masih dilakukan oleh masing-masing mitra pengelola.
“Kami tidak bisa memastikan. Kami kembalikan lagi ke mitra. Operasional lagi setelah ada perbaikan fasilitas,” ujarnya. ( Red )