BPBD dan Dinsos Kabupaten Probolinggo Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Maron - RADAR-NASIONAL.COM

Jumat, 19 Juni 2026

BPBD dan Dinsos Kabupaten Probolinggo Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Maron

PROBOLINGGO, (20/6/2026) – radar-nasional.com  Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat dalam menangani dampak bencana kebakaran yang melanda permukiman warga. Bersama Pemerintah Desa Brani Wetan, tim gabungan langsung melakukan asesmen sekaligus mendistribusikan bantuan logistik darurat kepada korban terdampak di Kecamatan Maron.

Aksi tanggap darurat ini dilaksanakan di Dusun Triwungan RT 09/RW 02, Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, pada Jumat (19/6/2026) pukul 11.36 WIB. Langkah cepat ini diambil guna memastikan kebutuhan dasar warga yang tertimpa musibah dapat segera terpenuhi.

Kronologi Kebakaran Rumah di Brani Wetan

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Jumat pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Amukan si jago merah menghanguskan dua unit rumah milik warga setempat, yaitu Hosnawati Sulistyah dan Buyana. Berdasarkan hasil identifikasi dan asesmen awal di lapangan, insiden kebakaran ini diduga kuat terjadi akibat korsleting listrik (hubungan arus pendek) pada salah satu instalasi rumah.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil berupa kerusakan bangunan rumah tinggal tergolong cukup berat.

Rincian Penyaluran Bantuan Logistik Darurat

Untuk meringankan beban para korban, BPBD dan Dinsos Kabupaten Probolinggo menyerahkan bantuan logistik secara langsung kepada dua Kepala Keluarga (KK) yang terdampak. Bantuan darurat yang disalurkan meliputi:
• Paket sembako (bahan pangan pokok)
• Terpal darurat untuk perlindungan sementara
• Perlengkapan kebersihan dan sanitasi
• Perlengkapan makan dan pakaian (sandang)
• Hygiene kit (perlengkapan kesehatan pribadi)
• Lauk-pauk siap saji
• Selimut

Komitmen Pelayanan Cepat Pemkab Probolinggo

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menegaskan bahwa kecepatan respons dan ketepatan penanganan merupakan prioritas utama jajaran Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam menyikapi setiap laporan bencana dari masyarakat.

"Begitu menerima laporan dari warga, personil langsung kami terjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan asesmen dampak. Fokus utama kami adalah memastikan bantuan logistik dari pemerintah daerah segera sampai ke tangan korban yang membutuhkan secara tepat sasaran," tegas Oemar Sjarief.

Melalui momentum ini, Pemkab Probolinggo juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, termasuk melakukan pengecekan berkala pada instalasi listrik di rumah masing-masing guna mengantisipasi bahaya kebakaran akibat korsleting. (mis)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda