Lindungi Petani, Pemkab Probolinggo Kawal Sertifikasi Indikasi Geografis Tembakau Paiton VO - RADAR-NASIONAL.COM

Senin, 06 Juli 2026

Lindungi Petani, Pemkab Probolinggo Kawal Sertifikasi Indikasi Geografis Tembakau Paiton VO

PROBOLINGGO – radar-nasional.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo secara resmi menerima kunjungan Tim Ahli Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia. Kunjungan ini dalam rangka Pemeriksaan Substantif Indikasi Geografis (IG) Tembakau Paiton Voor Oogst (VO) Probolinggo, yang dipusatkan di Sekretariat Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Desa Randumerak, Kecamatan Paiton. pada Senin 6/7/2026.

Wakil Bupati Probolinggo, Ra Fahmi AHZ, menegaskan bahwa sertifikasi Indikasi Geografis ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memproteksi hak paten daerah, memperluas akses pasar, serta meningkatkan posisi tawar harga di tingkat petani.

"Saat Tembakau Paiton VO Probolinggo sah diakui negara melalui sertifikat Indikasi geografis, maka nama dan merek dagang tersebut tidak boleh lagi diklaim atau digunakan secara sembarangan oleh pihak luar. Reputasi produk kita semakin kuat, kepercayaan pembeli meningkat, pasar meluas, dan yang paling utama, harga jual komiditas di tingkat petani harus naik," tegas Ra Fahmi saat memberi arahan.
Proteksi Ketat dan Komitmen Menjaga Kualitas

Dalam arahannya, Pemkab Probolinggo menginstruksikan seluruh elemen petani dan pelaku usaha yang tergabung dalam MPIG untuk berkomitmen penuh menjaga standarisasi mutu hasil panen. Wakil Bupati menyoroti bahwa reputasi global Tembakau Paiton VO harus dijaga dari tindakan manipulasi kualitas demi keuntungan sesaat.

"Membangun kepercayaan pasar itu butuh waktu bertahun-tahun, tetapi merusaknya bisa dalam sekejap. Dengan struktur kepengurusan MPIG yang sudah lengkap dan berkekuatan hukum, kita harus melakukan kontrol ketat dan proteksi wilayah. Jangan sampai tembakau dari luar daerah masuk dan merusak citra kualitas Tembakau Paiton asli Probolinggo," imbuhnya.

Potensi Sektor Tembakau dan Kopi Unggulan Probolinggo

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, Arif Kurniadi, memaparkan bahwa areal tanam Tembakau Paiton VO di Kabupaten Probolinggo tersebar di 9 kecamatan dengan total luasan mencapai 13.100 hektare pada musim tanam tahun ini. Tingginya serapan pasar—di mana produksi Tembakau Paiton menjadi bahan baku utama hampir seluruh pabrikan rokok nasional—menjadikan sertifikasi IG ini sebagai kebutuhan mendesak untuk memperkuat branding daerah.

Selain komoditas tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo saat ini juga tengah memproses pengajuan sertifikasi Indikasi Geografis untuk Kopi Arabika Krucil. Komoditas kopi ini ditanam di atas ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), tepatnya di wilayah Kecamatan Tritis, yang memiliki karakteristik rasa khas bertaraf internasional.
Mekanisme Validasi Lapangan oleh Tim Ahli DJKI

Tim Ahli DJKI Kemenkumham RI, Gunawan, menjelaskan bahwa agenda pemeriksaan substantif ini bertujuan untuk memvalidasi kesesuaian antara dokumen deskripsi yang diajukan dengan fakta riil di lapangan. Pemeriksaan berfokus pada keaslian lokasi di 9 kecamatan, varietas tanaman, hingga sistem ketertelusuran produk (traceability) melalui pengodean khusus penanda tahun panen dan asal kecamatan petani.

Gunawan menambahkan, dokumen deskripsi Indikasi Geografis ini bersifat dinamis. Regulasi mengizinkan adanya revisi berkala jika terjadi perkembangan industri di lapangan, baik terkait penambahan varietas baru maupun diversifikasi produk hilir, seperti penyediaan daun lembaran untuk industri cerutu.

"Secara prinsip, nama Indikasi Geografis yang dilindungi tidak boleh berubah, yaitu Tembakau Paiton VO Probolinggo. Pemeriksaan ini merupakan ruang diskusi untuk menyempurnakan dokumen. Jika terdapat catatan perbaikan, sifatnya cenderung minor dan akan kami formulasikan bersama sebelum draf ini dipresentasikan di hadapan Sidang Pleno 15 Tim Ahli di Jakarta," pungkas Gunawan. 
(Mis)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda