Pemerintah Kota Pasuruan — radar-nasional.com terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penerapan ekonomi syariah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo saat menghadiri kegiatan Pemberdayaan Pengusaha UMKM Berbasis Ekonomi Syariah yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Kota Pasuruan, Minggu (26/7/2026), di Hotel Transit.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Adi mengapresiasi DP MUI Kota Pasuruan yang memasuki usia ke-51 sekaligus menggelar berbagai kegiatan sosial, mulai dari pemberdayaan UMKM hingga pengobatan gratis bagi masyarakat.
“Selamat milad ke-51 DP MUI Kota Pasuruan. Semoga terus menjadi mitra pemerintah dalam membangun masyarakat, termasuk melalui penguatan ekonomi syariah yang memberikan manfaat bagi umat,” ujarnya.
Mas Adi menjelaskan, ekonomi syariah menjadi salah satu alternatif dalam mewujudkan sistem ekonomi yang berkeadilan. Menurutnya, di tengah dominasi sistem ekonomi kapitalis, ekonomi syariah mampu menghadirkan keseimbangan antara kepentingan individu dan kemaslahatan bersama.
“Ekonomi syariah hadir sebagai jembatan untuk mewujudkan sistem ekonomi yang lebih berkeadilan. Bukan hanya diterapkan oleh negara-negara muslim, tetapi juga mulai berkembang di berbagai negara maju karena dinilai mampu menciptakan sistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.
Mas Adi menilai Kota Pasuruan memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah. Selain dikenal sebagai kota santri, mayoritas pelaku UMKM di Kota Pasuruan bergerak di sektor makanan dan minuman sehingga memiliki peluang besar untuk mengembangkan produk halal.
Karena itu, Pemerintah Kota Pasuruan terus mendorong pelaku UMKM untuk mengurus sertifikasi halal sebagai upaya meningkatkan daya saing produk sekaligus memberikan jaminan kepada konsumen.
“Kami ingin produk-produk UMKM Kota Pasuruan tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki sertifikasi halal sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkapnya.
Selain sertifikasi halal, Mas Adi juga menekankan pentingnya pemanfaatan sistem keuangan syariah dalam mendukung perkembangan usaha. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, organisasi usaha, dan para pelaku UMKM menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Kota Pasuruan.
Mas Adi berharap berbagai organisasi dan komunitas usaha dapat bersama-sama membangun jejaring untuk memperluas penerapan ekonomi syariah di berbagai sektor.
“Mulailah dari langkah-langkah kecil, tetapi dilakukan secara istiqamah. Jika dilakukan secara konsisten, saya yakin ekonomi syariah akan semakin kuat dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Pasuruan,” pungkasnya ( red )