KRAKSAAN – Radar-nasional.com Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat melalui layanan SAE JAL. Respons responsif ini diwujudkan melalui pemeliharaan rutin pada tiga ruas jalan prioritas, Senin (18/8/2026).
Pemeliharaan infrastruktur tersebut mencakup tiga wilayah strategis di Kabupaten Probolinggo, meliputi:
• Wilayah Barat: Ruas R-208 Boto–Lumbang sepanjang 6,110 kilometer.
• Wilayah Timur: Ruas R-91 Besuk–Pasar Senin sepanjang 4,740 kilometer.
• Wilayah Tengah: Ruas R-97 Karangren–Wangkal sepanjang 4,970 kilometer.
Penanganan di lapangan melibatkan tim Alpomain dari masing-masing wilayah. Tim ini bertindak sigap menyisir bagian jalan yang membutuhkan perbaikan berdasarkan pemantauan teknis serta verifikasi laporan warga dari saluran SAE JAL.
Kepala DPUPR Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahjo Saputra, melalui Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Sumber Daya Air (PJSDA), Yahya, menegaskan bahwa aduan masyarakat menjadi basis penting dalam penentuan skala prioritas pemeliharaan.
Pengaduan masyarakat merupakan masukan berharga bagi kami untuk memetakan kondisi riil di lapangan. Setiap laporan yang masuk melalui SAE JAL langsung kami tindak lanjuti sesuai dengan kriteria dan skala prioritas penanganannya," ujar Yahya.
Menurut Yahya, pemeliharaan berkala sangat vital untuk memastikan jalan tetap aman dan nyaman dilintasi. Langkah antisipatif ini juga mencegah kerusakan jalan menjadi lebih parah yang berpotensi menghambat konektivitas antarwilayah.
"Tim Alpomain di setiap wilayah terus bergerak melakukan pemeliharaan berkesinambungan. Kami berharap kualitas jalan yang terjaga dapat mendukung mobilitas serta aktivitas harian warga," tambahnya.
Layanan SAE JAL hadir sebagai bentuk transparansi dan partisipasi publik dalam pembangunan daerah. Melalui saluran ini, masyarakat Kabupaten Probolinggo dapat berperan aktif melaporkan kerusakan infrastruktur jalan di lingkungannya untuk segera ditindaklanjuti secara bertahap dan berkelanjutan. (mis)