Banyuwangi – radar-nasional.com Di tengah upaya terus memajukan kualitas pendidikan tanah Blambangan, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi menghadirkan senyum dan harapan baru bagi putra‑putri terbaik daerah. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Alfian, M.Pd. memimpin langsung gerakan kepedulian luar biasa bersama segenap Aparatur Sipil Negara di lingkungan kerjanya. Ribuan perlengkapan sekolah terkumpul dan siap diserahkan khusus kepada peserta didik yang berasal dari keluarga kurang beruntung di seluruh penjuru Kabupaten Banyuwangi.
Bukan sekadar benda biasa, setiap barang yang dikumpulkan menyimpan doa dan harapan besar. Ratusan pasang sepatu siap melangkah menjangkau mimpi, tas ransel kokoh menyimpan cita‑cita, serta kelengkapan belajar lain meliputi: pulpen, pensil, penghapus, rautan pensil, penggaris, kotak alat tulis, beragam jenis buku, hingga perlengkapan pendukung belajar lainnya. Semuanya disiapkan dengan teliti demi memenuhi kebutuhan anak‑anak.
Banyak dari mereka berjalan jauh menempuh jalan berbatu hanya demi duduk di bangku sekolah. Ada yang berangkat tanpa alas kaki, membawa buku bekas, atau malu berdiri di depan kelas karena belum memiliki perlengkapan layak. Kerinduan mereka belajar tak pernah luntur, sekalipun keadaan serba terbatas. Melihat hal tersebut, hati seluruh keluarga besar DISPENDIK Banyuwangi tergerak menyatukan kekuatan.
“Kami mendengar bisik hati mereka. Kami melihat semangat yang tak pernah padam meski serba kekurangan. Dan kami bersatu: tidak boleh ada satu pun anak di Banyuwangi yang berhenti bermimpi, tidak boleh ada yang terhalang mengejar cita‑cita hanya karena tak mampu membeli perlengkapan sekolah,” ujar Dr. H. Alfian dengan suara mantap namun penuh kelembutan.
Ia menambahkan, “Setiap anak adalah kekayaan paling berharga Banyuwangi. Memberi mereka alat untuk belajar berarti membantu mereka menata masa depan sendiri, juga masa depan daerah tercinta ini.”
Langkah mulia ini lahir murni dari keikhlasan dan rasa tanggung jawab bersama. Seluruh jajaran menyisihkan sebagian rezeki, tenaga, dan perhatian agar bantuan ini benar‑benar bermanfaat. Penyaluran akan dilakukan menyeluruh, tak hanya di pusat kota, namun menjangkau hingga desa‑desa di pinggiran, wilayah pesisir, serta dataran tinggi yang sulit dijangkau sekalipun.
Diharapkan dengan perlengkapan yang lengkap ini, hati kecil mereka menjadi lebih berani, dada lebih tegap, dan semangat belajar semakin berkobar. Agar mereka sadar: tak berjalan sendirian. Di belakang mereka berdiri negara, berdiri daerah, dan segenap orang baik yang mendoakan keberhasilan mereka.
Kelak, dari tangan kecil yang kini memegang pulpen baru itu, akan lahir pemimpin, cendekiawan, pengrajin, dan pembangun kebanggaan Banyuwangi. Dan hari ini, adalah bukti nyata: kasih sayang dan persatuan mampu meruntuhkan segala batas.
(Tim)