Baznas Probolinggo Fasilitasi Pembuatan Kaki Palsu Gratis untuk Disabilitas Dhuafa - RADAR-NASIONAL.COM

Sabtu, 01 Agustus 2026

Baznas Probolinggo Fasilitasi Pembuatan Kaki Palsu Gratis untuk Disabilitas Dhuafa

KRAKSAAN – radar-nasional.com Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat komitmen kepedulian sosial terhadap kelompok rentan. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pengiriman dua warga penyandang disabilitas kurang mampu untuk menjalani proses pembuatan kaki palsu di Bengkel Den Mas Sugeng Kaki Palsu (KAPAL), Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Rabu (29/7/2026).

Kedua penerima manfaat program tersebut adalah seorang warga dewasa dari Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, serta seorang siswa sekolah dasar asal Desa Kedungsumur, Kecamatan Pakuniran, yang saat ini mengenyam pendidikan di SDN Batur, Kecamatan Gading.

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, H. Ahmad Muzammil, menjelaskan bahwa pada awalnya terdapat tiga calon penerima bantuan yang terdata. Namun, satu orang membatalkan keikutsertaannya sehingga pemberangkatan ke Mojokerto difokuskan bagi dua penerima.

"Salah satu penerima bantuan kali ini adalah siswa SD yang kerap menangis karena kaki palsu lamanya sudah tidak layak guna. Begitu menerima laporan resmi dari pihak guru dan kepala sekolah, kami segera mengambil langkah cepat agar yang bersangkutan mendapatkan pengganti yang presisi," ujar Muzammil.

Menurut Muzammil, penyediaan alat bantu fisik ini merupakan prioritas Baznas dalam mendukung aspek psikologis dan masa depan anak-anak disabilitas. Akses mobilitas yang memadai dinilai menjadi faktor penentu dalam memulihkan rasa percaya diri siswa di lingkungan sekolah maupun sosial.

"Anak-anak penyandang disabilitas memerlukan perhatian khusus. Kehadiran kaki palsu baru diharapkan dapat mendukung aktivitas belajar mereka secara optimal, sekaligus memulihkan kondisi mental dari risiko perundungan atau stigma sosial. Bantuan ini adalah wujud dukungan moral agar mereka tetap optimistis menggapai cita-cita," tuturnya.

Lebih lanjut, Baznas Kabupaten Probolinggo mengonfirmasi bahwa program bantuan kaki palsu gratis ini masih terus dibuka untuk tahap berikutnya. Masyarakat dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan alat bantu serupa diimbau untuk segera mengajukan permohonan resmi ke kantor Baznas.
Selain fasilitasi alat bantu fisik, Baznas Kabupaten Probolinggo juga menggulirkan program pemberdayaan ekonomi produktif melalui penyediaan sarana usaha mandiri bagi penyandang disabilitas.

"Seluruh program penyaluran ini diharapkan dapat memberikan kemanfaatan jangka panjang bagi para mustahik, sekaligus menjadi nilai ibadah dan amal jariyah bagi para muzakki yang telah memercayakan zakat, infak, serta sedekahnya melalui Baznas Kabupaten Probolinggo," pungkasnya. (mis)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda