Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Musnahkan 1,3 Kg Sabu dan Barang Bukti Inkracht, Bupati Gus Haris Dorong Edukasi Masyarakat - RADAR-NASIONAL.COM

Rabu, 19 Agustus 2026

Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Musnahkan 1,3 Kg Sabu dan Barang Bukti Inkracht, Bupati Gus Haris Dorong Edukasi Masyarakat

PROBOLINGGO – Radar-nasional.com Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo menggelar pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kegiatan penegakan hukum ini berlangsung transparan di halaman Kantor Kejari Kabupaten Probolinggo pada Rabu (19/8/2026).

Pemusnahan barang bukti dilakukan berdasarkan eksekusi putusan pengadilan. Komoditas dan barang tindak kejahatan yang dimusnahkan mencakup narkotika jenis sabu-sabu, obat terlarang, rokok ilegal, minuman keras (miras), senjata tajam, unit airsoft gun, hingga barang bukti pakaian dari kasus tindak pidana kekerasan seksual.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Probolinggo, M. Anggidigdo, S.H., M.H., menjelaskan bahwa peredaran narkotika jenis sabu-sabu menjadi kasus paling menonjol dalam pemusnahan periode ini.
"Barang bukti terbesar yang dimusnahkan adalah sabu-sabu dengan berat total sekitar 1,3 kilogram. Jumlah ini merupakan hasil pengungkapan perkara dalam kurun waktu Desember 2025 hingga Juli 2026," tegas M. Anggidigdo.

Selain narkotika, aparat penegak hukum memusnahkan obat keras berbahaya jenis double L berwarna kuning dan putih, rokok tanpa pita cukai sebanyak satu setengah armada pikap, puluhan botol miras, satu unit airsoft gun, serta tujuh bilah celurit. Untuk memastikan keamanan dan mencegah penyalahgunaan kembali, senjata tajam jenis celurit dipotong menjadi beberapa bagian menggunakan alat pemotong, sedangkan barang bukti lain pemusnahannya disesuaikan dengan prosedur operasional standar (SOP).

Hadir langsung di lokasi, Bupati Probolinggo, Gus Haris, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi lintas instansi dalam memberantas tindak pidana di wilayah Kabupaten Probolinggo.
"Kami mengapresiasi sinergi seluruh jajaran, mulai dari Kepolisian, Kejaksaan, hingga Bea Cukai yang hasil penindakannya dimusnahkan hari ini.
Tugas vital kita bersama adalah menjaga rasa aman dan kepercayaan publik. Kami berharap jumlah barang bukti pada kegiatan serupa di masa depan makin menurun. Penurunan tersebut menjadi indikator keberhasilan penegakan hukum dan edukasi pencegahan kejahatan di tengah masyarakat," ujar Gus Haris.
Bupati Gus Haris secara khusus menyoroti barang bukti berupa pakaian korban maupun pelaku kekerasan seksual. Menurutnya, temuan kasus tersebut harus menjadi perhatian serius bagi Kabupaten Probolinggo yang memegang teguh nilai-nilai religius.

"Pemusnahan pakaian kasus kekerasan seksual ini menjadi pengingat keras untuk kita semua. Seiring musnahnya barang bukti tersebut, kita berkomitmen menghentikan potensi kekerasan serupa di masyarakat. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk saling menjaga moralitas dan keamanan lingkungan," pungkasnya.  (mis)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda