Pemkab Probolinggo Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 131 PNS Saat Peringatan HUT Ke-81 RI - RADAR-NASIONAL.COM

Kamis, 13 Agustus 2026

Pemkab Probolinggo Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 131 PNS Saat Peringatan HUT Ke-81 RI

KRAKSAAN, Radar-nadional.com Pemkab Probolinggo – Sebanyak 131 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya atas masa pengabdian 10, 20, dan 30 tahun. Penganugerahan penghargaan tersebut berlangsung di Auditorium Madakaripura, Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (13/8/2026).

Tanda kehormatan tersebut diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, atas nama Presiden Republik Indonesia. Pemberian penghargaan ini berlandaskan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 60/TK/Tahun 2025 dan Nomor 117/TK/Tahun 2025.
Dari total 131 penerima, sebanyak 5 PNS dianugerahi Satyalancana Karya Satya XXX (30) Tahun, 19 PNS menerima penghargaan XX (20) Tahun, dan 107 PNS memperoleh penghargaan X (10) Tahun.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Sumarmi Rasit, Asisten Administrasi Umum Sekda dr. Anang Budi Yoelijanto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda M. Sjaiful Efendi, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Makna Pengabdian dalam Rangkaian HUT Ke-81 RI

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, menyampaikan bahwa penganugerahan Satyalancana Karya Satya kali ini memiliki makna istimewa karena diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penganugerahan Satyalencana karya Satya pada hari ini memiliki makna yang istimewa karena dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tugas kita hari ini adalah mengisi Kemerdekaan melalui karya yang sungguh-sungguh, pelayanan yang semakin baik, tata kelola pemerintahan yang bersih, serta pengabdian yang manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Sekda Ugas.
Ia menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh penerima penghargaan atas kesetiaan, kedisiplinan, kecakapan, kejujuran, serta dedikasi yang ditunjukkan selama menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

Lebih dari Sekadar Durasi Masa Kerja

Meski demikian, Sekda Ugas 
mengingatkan agar tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya tidak dipandang semata-mata sebagai bentuk apresiasi atas lamanya masa kerja. Menurutnya, penghargaan tersebut harus menjadi simbol kualitas pengabdian, keteladanan, integritas, dan tanggung jawab moral ASN kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Ukuran pengabdian ASN pada akhirnya bukan sekedar seberapa lama kita bekerja, melainkan apa yang telah kita kerjakan, perubahan positif apa yang kita hadirkan, serta manfaat nyata apa yang dirasakan masyarakat dari keberadaan kita sebagai aparatur pemerintah," tegasnya.

Menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks, Sekda Ugas juga mengimbau seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi, membangun kerja kolaboratif, serta menciptakan inovasi pelayanan publik yang cepat, transparan, dan responsif.

Transformasi birokrasi tidak cukup hanya ditopang oleh aplikasi maupun sistem teknologi. Transformasi yang sesungguhnya dimulai dari perubahan cara berfikir (mindset) perubahan cara bekerja, dan ketulusan dalam melayani masyarakat," pungkas Ugas. (mis)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda