Inovasi Si Mamah Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan Buktikan Pemerintah Jemput Bola Masyarakat Yang Punya Keterbatasan Fisik - RADAR-NASIONAL.COM

Senin, 20 Juli 2026

Inovasi Si Mamah Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan Buktikan Pemerintah Jemput Bola Masyarakat Yang Punya Keterbatasan Fisik

Pasuruan — radar-nasional.com Inovasi"Si Mamah" (Siap Melayani Di Rumah) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) betul-betul terbukti membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental.

Hampir setiap hari, petugas layanan Dispendukcapil selalu menerima permohonan perekaman KTP-el langsung ke rumah warga.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati mengatakan, layanan Si Mamah bergantung pada ada tidaknya permohonan yang datang. Baik dari pihak desa, kecamatan atau melalui WA Hotline service Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan.

"Tergantung dari permohonan, baik itu tertulis atau by WA di nomor hotline service," kata Tecto saat ditemui di ruangannya, Senin (20/7/2026).

Rata-rata, para pemohon yang mengajukan layanan perekaman KTP-el dalam satu hari antara 2-3 orang. Kebanyakan karena salah satu anggota keluarganya ada yang tengah sakit, cacat fisik maupun orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kata Tecto, pihaknya menyediakan 2 orang petugas yang membawa perekaman portable yang bisa dibawa sampai ke rumah pemohon.

"Karena hanya perekaman saja, kalau nanti pas penerbitan bisa diantar melalui inovasi COD bekerja sama dengan Pos Indonesia atau bisa juga diambil di Kantor Kecamatannya masing-masing," imbuhnya. 

Dijelaskan Tecto, layanan kependudukan ini sudah berjalan hampir tiga tahun lamanya. Tujuannya tak lain semata-mata agar hak setiap warga untuk memiliki identitas kependudukan, terpenuhi.

"Kami ingin memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung di rumah warga dengan target seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga lansia, disabilitas, atau yang kesulitan datang ke kantor Dispendukcapil," tegasnya. 

Lebih lanjut Tecto menjelaskan bahwa hadirnyainovasi ini bertujuan mempermudah akses layanan, mengintegrasikan data dengan instansi lain, dan meningkatkan efektivisi pelayanan publik melalui pendekatan yang lebih personal dan proaktif.

"Inovasi ini jelas menghilangkan hambatan jarak dan keterbatasan akses informasi. Meningkatkan efisiensi dan pemerataan pelayanan serta menghilangkan hambatan akses," harapnya.

Sementara itu, Nikmah (26), salah satu warga Kecamatan Grati mengaku berterima kasih kepada Dispenduk Capil yang telah membantu salah satu keluarganya yang mengalami stroke, sehingga tidak bisa datang ke Mall Pelayanan Publik (MPP) maupun DispendukCapil.

" Terima kasih Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan yang sudah membantu keluarga kami yang kebetulan memang sedang punya masalah dengan fisiknya karena stroke," ungkapnya. (Red)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda