PROBOLINGGO – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Kemenag Kabupaten Probolinggo sukses meraih penghargaan sebagai Peraih Perolehan Santunan Terbanyak III dalam Program Lebaran Yatim 1448 Hijriah/2026 Masehi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).
Penghargaan bergengsi ini diberikan atas keberhasilan luar biasa Kemenag Kabupaten Probolinggo dalam menghimpun dan menyalurkan sebanyak 1.200 paket santunan kepada anak-anak yatim. Aksi sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Peaceful Muharram 1448 H yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Apresiasi tertulis tersebut tertuang dalam piagam penghargaan bernomor 379/Kw.13.07/07/2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan resmi atas kontribusi nyata seluruh jajaran di Probolinggo dalam menyukseskan gerakan nasional kepedulian sosial.
Wujud Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari kuatnya sinergi dan komitmen yang dibangun oleh Kemenag Kabupaten Probolinggo bersama berbagai mitra strategis guna menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Samsur, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan gotong royong seluruh keluarga besar Kemenag Probolinggo beserta elemen masyarakat.
"Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh pihak yang telah bergandengan tangan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk memperkuat budaya berbagi, memperluas kemaslahatan, serta menghadirkan pelayanan kementerian Agama yang semakin berdampak positif bagi masyarakat," ujar Samsur saat memberikan keterangan.
Gotong Royong Menghimpun 1.200 Santunan
Lebih lanjut, Samsur menjelaskan bahwa keberhasilan mengumpulkan hingga 1.200 paket santunan ini tidak lepas dari mobilisasi dan kolaborasi aktif berbagai pihak di bawah naungan Kemenag Probolinggo.
Gerakan sosial ini didukung penuh oleh:
• Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kabupaten Probolinggo
• Penyuluh Agama Islam
• Madrasah (MI, MTs, MA) dan Pondok Pesantren
• Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Probolinggo
• Lembaga Amil Zakat (LAZ) serta para dermawan (muzakki) lokal.
Dengan pencapaian ini, Kemenag Kabupaten Probolinggo berharap program-program berbasis sosial-keagamaan serupa dapat terus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya pada masa mendatang demi kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa di wilayah Probolinggo. (mis)