Antrean BBM di Jembrana Mengular, Polisi Bagikan Air Mineral - RADAR-NASIONAL.COM

Selasa, 13 Oktober 2026

Antrean BBM di Jembrana Mengular, Polisi Bagikan Air Mineral

Jembrana, Bali — radar-nasional.com Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana, Bali, Rabu (14/10/2026) siang. 

Ratusan pengendara sepeda motor dan mobil dilaporkan harus menunggu hingga lebih dari dua jam di bawah terik matahari.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean kendaraan mengular hingga memakan sebagian bahu jalan di sekitar SPBU. Cuaca panas membuat sejumlah pengendara tampak kelelahan saat menunggu giliran mengisi BBM.

Melihat kondisi tersebut, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jembrana yang bertugas mengatur arus lalu lintas berinisiatif membagikan air mineral kemasan kepada warga yang terjebak antrean panjang.

Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, seizin Kapolres Jembrana, mengatakan personel diterjunkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan mencegah antrean kendaraan di SPBU memicu kemacetan di jalan utama.

"Kami menerjunkan personel untuk melakukan pengaturan dan penertiban agar antrean tidak mengunci badan jalan. Di samping itu, melihat warga yang sudah mengantre cukup lama dan cuaca sangat terik, anggota berinisiatif membagikan air minum untuk sekadar melepas dahaga warga," ujar AKP I Wayan Sugianta, Rabu (14/10/2026) siang.

Selain mengatur lalu lintas, Satlantas Polres Jembrana mengimbau masyarakat agar tetap tertib, bersabar selama mengantre, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

"Kami minta pengendara tetap bersabar, tidak saling serobot, dan menjaga keselamatan masing-masing sembari menunggu giliran," tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga mengaku harus meluangkan waktu berjam-jam untuk mendapatkan BBM karena persediaan bahan bakar untuk kebutuhan bekerja telah habis. Warga berharap pasokan dan distribusi BBM di Kabupaten Jembrana segera kembali stabil agar aktivitas sehari-hari tidak terus terganggu. (Tim)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda